Mengerti Hari dan Jasa Kartini Kepada Bangsa Ini

“Gadis yang pikirannya sudah dicerdaskan, pemandangannya sudah diperluas, tidak akan sanggup lagi hidup di dalam dunia nenek moyangnya.” -R.A. Kartini

Dulu ketika saya masih berada di bangku TK, saya sempat bertanya kenapa kita harus merayakan Hari Kartini dan pergi sekolah memakai kebaya. Waktu itu, jawaban dari ibu dan guru TK saya kurang lebih sama: berkat jasa Ibu Kartini-lah saya yang perempuan ini bisa sekolah. 

Saya pikir, kenapa? Toh saya sendiri juga ga pengen-pengen banget sekolah karena saya males bangun pagi, apalagi harus pakai kebaya. Alhasil, saya pun berangkat ke sekolah dengan memakai kostum Polwan ketika anak perempuan lainnya memakai kebaya. Percayalah, kritis dan ngeyel itu beda tipis. Ibarat kata diagram Venn, saya ini berada di irisan antara dua himpunan. 

Continue reading “Mengerti Hari dan Jasa Kartini Kepada Bangsa Ini”