Indonesia-Malaysia Jalur Darat: Perjalanan dari Singkawang (Kalimantan Barat) ke Kuching (Sarawak)

Dari segala hal yang pengen banget saya tulis soal Borneo trip saya ini, topik ini yang paling pengen saya angkat karena satu dan lain hal.

Pertama, soal perjalanan darat dari Indonesia ke Malaysia dengan rute Singkawang ke Kuching ini jadi alasan kenapa saya nunda nyusun itinerary sekian lamanya. Jadi, saya beli tiket pesawat ke Pontianak itu sekitar bulan April tahun lalu, tapi saya baru beresin rencana perjalanan beberapa hari sebelum saya berangkat di akhir bulan Oktober.

Alasannya simpel banget sih sebenernya… Karena saya pengen banget mampir ke Singkawang, tapi saya keukeuh pengen lanjut perjalanan ke Kuching lewat jalur darat. Yang jadi masalah adalah, karena saya googling pun minim banget soal informasi mengenai Indonesia-Malaysia lewat jalur darat untuk rute ini.

Kebanyakan info yang saya temukan itu kebanyakan perjalanan jalur darat dari Pontianak ke Kuching. Kebetulan untuk rute Pontianak-Kuching sendiri, pilihannya lumayan banyak. Dari mulai pake bus DAMRI atau Eva Bus, atau ada juga pesawat Airasia yang terbang setiap hari menuju Kuching dari bandara Supadio.

Usaha saya buat nemu informasi jelas soal perjalanan darat dari Singkawang ke Kuching ini lumayan ekstra dibandingin cari info perjalanan lainnya untuk Borneo trip kali ini. Makanya, saya pengen banget nulis soal ini supaya gak ada yang senasib kayak saya. πŸ˜›

Continue reading “Indonesia-Malaysia Jalur Darat: Perjalanan dari Singkawang (Kalimantan Barat) ke Kuching (Sarawak)”

Tips Aman dan Nyaman Jalan-Jalan Sendirian Buat Perempuan

Udah lumayan lama nih saya ga nulis konten yang berkaitan sama perjalanan. Baru kepikiran ide buat nulis soal topik ini pas beberapa waktu lalu ada yang nanya apakah aman solo traveling di Vietnam untuk perempuan.

Saya yakin sih, di luaran sana udah banyak yang nulis soal tips dan saran untuk perempuan yang merencanakan perjalanan atau liburan sendirian. Tapi saya juga jadi sedikit banyak pengen berbagi tips buat jalan-jalan sendiri buat para sister-sister sekalian.

Maklum sis, ga peduli udah seberapa progresif dunia saat ini, tapi kemampuan perempuan bertahan hidup sendirian masih sering dipandang sebelah mata sama orang-orang. Itulah kenapa, biasanya cewek jomblo lebih sering dinyinyirin daripada cowo yang masih belum punya pacar. *tuh khan jadinya kelepasan curhat lagi hmm πŸ˜›

Terus, tips apa yang pengen saya bagikan supaya kalian para perempuan pemberani dan tangguh aman dan nyaman ketika jalan-jalan sendirian? Cekidot mari, girls! πŸ˜€

Continue reading “Tips Aman dan Nyaman Jalan-Jalan Sendirian Buat Perempuan”

Hati-Hati Dalam Berbicara: Lain Negara, Lain Arti Kata!

Kalau kalian nanya bakat saya apa, saya bakal jawab hampir sama sekali ga ada. πŸ™

Tapi kalau kalian tanya hal apa yang paling mudah saya pelajari, saya bakal dengan pede jawab bahasa.

Saya ini anaknya ga pernah jago Matematika, kadang Matematika dasar buat tambah kurang kali bagi dasar aja masih kudu mikir berkali-kali. Tapi kalau belajar bahasa, selama saya cuma perlu belajar baca dan ga perlu mulai belajar nulis dari awal, insya allah saya lumayan jago nginget kata-katanya.

Kenapa saya bisa bilang gitu? Karena saya pernah beberapa kali nyoba belajar Bahasa Jepang dan ga pernah berhasil. Padahal belajar sampai berbulan-bulan. Sampai sekarang, hiragana katakana aja udah lupa.

Tapi, saya hampir yakin semua bakal setuju: buat belajar suatu bahasa, paling gampang belajar kalau ngga kata-kata kasar, ya kata-kata joroknya.

Tau ga sih kamu? Ada beberapa kata di dunia ini yang kalau dibandingin sama Bahasa Indonesia, artinya JAUH banget!

Makanya, mungkin lain kali kalau misalnya kamu ada rencana jalan-jalan bareng temen atau keluarga sesama orang Indonesia, ada baiknya hindari untuk asal ngomong dalam Bahasa Indonesia karena takut disalahartikan. Jadi, apa aja sih kata-katanya?

Continue reading “Hati-Hati Dalam Berbicara: Lain Negara, Lain Arti Kata!”

Tips Malaysia-Singapore Lewat Jalur Darat (Via JB)

Beberapa waktu sebelum saya berangkat ke Malaysia dan merencanakan untuk melanjutkan perjalanan ke Singapore lewat jalan darat, saya seringkali menemukan postingan-postingan random di grup Backpacker Internasional tentang betapa susahnya masuk Singapore lewat jalur darat. Bahkan, ada yang sampai kejadian suaminya masuk daftar black list di Singapura ketika mencoba masuk lewat imigrasi di Woodland.

Awalnya pas baca postingan-postingan soal kengerian masuk Singapore dari Malaysia lewat jalur darat, saya agak jiper karena ini akan menjadi kali pertama saya commuting ke Singapore lewat Malaysia dengan menggunakan bus umum. Ditambah lagi, saya bawa adik laki-laki saya, Akin, yang baru akan masuk Singapore untuk pertama kalinya.

Tapi, setelah melalui beberapa kesulitan yang ternyata benar adanya, ditambah drama adik saya kena random check tapi alhamdulillah lolos di imigrasi Woodland.Β Kalau ditanya apakah imigrasi di JB maupun Woodland sengeri itu untuk para first timer yang mau masuk ke kedua negara tersebut lewat jalur darat, jawaban saya yah kurang lebih seperti itu lah. Bikin deg deg ser.

Makanya, saya akhirnya memutuskan untuk berbagi pengalaman dan pelajaran apa-apa aja yang saya dapat dari perjalanan jalur darat Malaysia-Singapore via JB ini, dan juga tips dan trik yang mungkin bisa membantu teman-teman yang berencana untuk melakukan perjalanan yang sama. Mudah-mudahan terbantu! πŸ™‚

Continue reading “Tips Malaysia-Singapore Lewat Jalur Darat (Via JB)”

Kota Lodge Hotel, Sentuhan Keluarga di Tanah Melaka

Jadi, seperti yang beberapa lalu saya sebutkan melalui postingan-postingan saya sebelumnya, awal bulan ini saya baru kembali dari road trip Malaysia-Singapore saya dimana rute yang saya ambil diantaranya Kuala Lumpur, Melaka, Johor Bahru dan Singapore sebagai titik pemberhentian terakhir sebelum kembali ke Indonesia.

Alasan saya untuk berkunjung ke Melaka untuk kedua kalinya sebetulnya ga cuma karena saya pengen bawa Akin, adik saya yang cowok, jalan-jalan kesana, tapi juga saya kesana dalam rangka silaturahmi dengan Kak May, istri dari pemilik Kota Lodge Hotel, tempat saya menginap ketika berkunjung ke Melaka untuk pertama kalinya di tahun 2013.

Karena dulu pas pertama kali nginep saya masih males-malesan buat serius blogging, akhirnya saya memutuskan buat menulis review-nya kali ini.

Perkenalan saya dengan Kota Lodge Hotel ini dimulai 4 tahun lalu waktu saya memutuskan untuk booking kamar disini melalui Agoda.

Continue reading “Kota Lodge Hotel, Sentuhan Keluarga di Tanah Melaka”

Jaminan Bahagia Menginap Bersama Traveloka

Sebagai seorang traveler yang senang jalan-jalan murah tapi agak banyak mau kalau urusan penginapan, otomatis sebelum keberangkatan biasanya saya disibukkan dengan referensi ini-itu soal platform pemesanan penginapan yang mudah dan murah, penginapan yang terlihat nyaman tapi masih sesuai kantong, dan lain sebagainya.

Kali ini, saya mau membahas mengenai Traveloka dan salah satu produk andalannya yang sering saya gunakan ketika merencanakan suatu perjalanan, yaitu hotel. Apa sih kira-kira yang memudahkan saya dalam memilih penginapan melalui Traveloka dan fitur seperti apa yang menjamin kebahagiaan saya selama menjadi pelanggan setia salah satu unicorn di Asia Tenggara ini?

Continue reading “Jaminan Bahagia Menginap Bersama Traveloka”