Tips Supaya Tetap Produktif Untuk Menulis (dan Menghindari Kehilangan Ide Brilian di Tengah Jalan)

Hallo semuanya! ๐Ÿ˜€

Tahun lalu, waktu saya memutuskan buat keluar dari pekerjaan kantor, niat awal saya itu cuma dua: terapi untuk Bell’s Palsy dan coba-coba bisnis.

Seiring berjalannya waktu, sekarang saya masih menjalani terapi seminggu sekali untuk Bell’s Palsy saya, tapi bisnis saya mangkrak. Cuma, rejeki gak kemana karena sejauh ini saya dapet rejeki dengan cara lain: menulis.

Saat ini, saya kerja secara remote sebagai copywriter di salah satu brand e-commerce di Indonesia. Selain itu, bulan ini kerjaan saya nambah jadi social media strategist salah satu artis ibukota.ย Pokoknya, kalau kamu tipe-tipe netizen yang suka kepoin Instagram atau Youtube-nya artis di Indonesia, ada salah satu akun yang sebagian kecil ‘otak’ kontennya adalah saya.

Selain itu, beberapa bulan belakangan saya juga sering dapet job untuk sponsored post dan content placement di blog saya, baik di blog saya yang ini atau yang Bahasa Inggris. Dalam satu minggu, saya biasanya bikin tulisan baru minimal tiga atau bahkan lebih kalau saya gak terdistract sama kerjaan lain.

Saya pernah ngobrol sama beberapa teman blogger soal ini, dan mereka minta tips gimana caranya supaya saya bisa tetep produktif menulis, dan gak kehilangan ide buat nulis atau biasa disebut sebagai writer’s block.

Apa itu writer’s block?

Writer’s block ini adalah kondisi dimana kita sama sekali gak punya ide untuk menulis atau bahkan menyelesaikan apa yang tadinya mau kita tulis.

Kebetulan, setahun ke belakang ini (Ransel Ungu baru anniversary tanggal 14 kemarin yeay!) saya malah lagi semangat-semangatnya nulis dan belum merasakan kondisi tersebut. Di waktu yang sama, saya juga dikasih info tentang lomba blog “Be More Productive with XWORK”, jadi ya sekalian aja saya sharing tips dan trik-nya.

Kali-kali aja saya beruntung, jadi bisa bagi-bagi ilmu sekaligus menangin lomba blog-nya. Ya khan? ๐Ÿ˜‰

Cara Supaya Bisa Tetap Produktif dan Menghindari Kehilangan Ide Menulis

Jadi, awal cerita kenapa saya bisa tiba-tiba kerja bareng sama artis ibukota sebagai social media strategistย beliau adalah karena si artis curhat kalau akhir-akhir ini dia sering kehabisan ide buat bikin konten di akun sosmed dia.

Tapi, namanya artis, apa yang dia post sangat berpengaruh dengan apa yang dia lakukan sehari-hari. Jangankan dia yang beneran artis, kadang kamu-kamu yang terobsesi jadi selebgram pun kalau udah lama gak update Instagram dan follower kamu berkurang pasti ada sedikit perasaan menyesal khan?! ๐Ÿ˜›

Nah, intinya sih artis klien saya ini bahkan sebelum kerja bareng sama saya udah ngerasain efeknya ini kalau misalnya dia lagi gak ada ide buat bikin konten. Efeknya ngaruh kemana-mana, dari mulai sinetron yang dia bintangin sekaligus bisnis-bisnis sampingan yang dia jalankan.

Oke, sip… Lanjut yah ke tips supaya bisa tetep produktif dan gak kehilangan ide di tengah jalan?!

1. Banyak baca dan banyak cari inspirasi.

Kalau saya inget-inget lagi ke belakang, kayaknya satu-satunya alasan paling hakiki kenapa akhir-akhir ini ide saya bermunculan adalah karena saya banyak baca. Baca apapun, dari mulai baca buku, baca berita, atau bahkan baca status orang yang nyinyir jadi pengen ngatain. ๐Ÿ˜›ย 

Kayaknya klise banget denger tips soal banyak baca supaya bisa lebih banyak nulis, tapi harus saya akui itulah yang terjadi sama saya sendiri.

Sumber: Pexels

Tapi, apa inspirasi itu cuma datang dari membaca? Enggak juga.

Beda orang, beda karakter, mungkin akan beda juga hal-hal yang dianggap menginspirasi untuk masing-masing orang. Buat saya pribadi, hal-hal yang berhasil bikin saya nambah-nambah ide buat nulis selain membaca adalah dengan cara ngobrol sama orang lain yang mungkin minat dan bakatnya beda sama saya.

Bahkan, kalaupun kamu gak ngobrol sama orang, kadang dengan cara ngeliatin orang yang lalu-lalang pun kamu bisa dapetin inspirasi buat nulis sesuatu. Mungkin ini bakal berhasil buat orang-orang yang berbakat buat nulis cerita fiksi, dan mungkin tokoh cerita selanjutnya bisa diambil dari orang yang kamu liat di jalan secara random. Buat karakter orangnya, kamu bisa tebak-tebak sendiri.

Inspirasi dan imajinasi digabung bisa jadi fiksi yang menginspirasi satu generasi. Gak percaya? Fun fact: C.S. Lewis bikin cerita The Chronicles of Narnia ketika beliau ‘lelah’ hidup tanpa arah sehingga akhirnya bikin fiksi yang terinspirasi dari konsep ‘kepercayaan’.ย Hasilnya? Siapa jaman sekarang yang gak tau Aslan dan Pevensie bersaudara?! ๐Ÿ™‚

2. Tiap kali punya ide, tulis supaya gak lupa!

Kebetulan, saya ini tipe orangnya yang sering lupa kalau punya ide dan gak ditulis. Dan kebetulan juga, ide saya bisa dateng kapanpun dan dimanapun. Bisa tiba-tiba saya lagi mandi dan dapet pencerahan buat nulis isu A, atau mungkin saya tiba-tiba keingetan kejadian jaman TK waktu saya melakukan B.

Apapun itu, tulis ide tersebut di tempat yang kamu bisa baca-baca lagi.

Sumber: Pexels

Saya punya temen, blogger Singapore namanya Shi Hui, dia ini jago bikin jurnal unyu-unyu yang dia hias-hias pake bekas bungkus makanan atau bahkan amplop Imlek. Dan dia biasanya nulisin idenya di jurnal ini. Mungkin, kalau kadar seni di tubuh kalian seperti Shi Hui, kalian bisa niru gayanya Shi Hui ini.

Sedangkan saya mah apa atuh, boro-boro bikin hiasan buat jurnal unyu-unyu, gunting bungkus refill sabun pun lubangnya masih kegedean sampai sabunnya tumpah-tumpah pas coba masukin ke botolnya. ๐Ÿ™

Tapi, itu gak menghentikan saya buat nulis ide-ide segar yang muncul di otak saya. Saya punya organizer yang walaupun gak unyu-unyu, tapi cukup efektif buat saya nulisin ide apa yang bisa saya jadiin postingan di blog dan kenapa. Nah, pas saya free, baru deh saya duduk di depan laptop sambil cek ide apa yang saya punya dan menuangkan lewat tulisan. ๐Ÿ˜€

Selain itu, beberapa minggu ke belakang saya juga baru mulai aktif Pinterest, dan harus saya akui banyak banget ide nulis saya dapet dari pin-pin yang saya liat disana. Jadi, percayalah… Ide buat nulis bisa didapet darimana aja dan kapan aja. Just be assertive with your own idea! ๐Ÿ˜‰

3. Cari tempat dengan suasana yang mendukung untuk kamu produktif mengerjakan pekerjaan yang kamu lakukan.

Mungkin beberapa dari kalian ada yang udah tau kalau saat ini posisi saya mobile antara Bandung dan Jakarta, walaupun saya lebih sering di Bandung daripada di ibukota karena satu dan lain hal.

Salah satu alasan kenapa saya lebih sering di Bandung adalah karena selain emang pendapatan saya sekarang gak sebanyak dulu waktu jaman di Jakarta, koneksi internet saya di apartemen pun gak sebagus kalau di rumah yang bikin saya akhirnya harus selalu cari alternatif tempat buat bisa tetep produktif.

Kebetulan rumah saya di Bandung dilengkapi dengan wireless yang tersambung sama telepon rumah dengan kecepatan di atas rata-rata yang bikin saya selalu nyaman buat menuangkan ide saya menjadi tulisan. Sedangkan kalau di Jakarta, saya biasanya harus cari entah kafe atau tempat lain yang punya koneksi internet yang cukup cepat supaya saya bisa selesaikan semua pekerjaan saya.

Source: Pexels

Kalau udah kayak gitu, biasanya saya mengandalkan coworking space karena selain koneksi internet yang cepet, juga kondisi lingkungan disana yang biasanya mendukung buat saya supaya fokus menyelesaikan pekerjaan.

Beruntung, sekarang udah ada XWORK yang merupakan platform penyewaan ruang meeting, ruang kantor, coworking space, event space, dan virtual office di Indonesia. Iya, gak cuma di Jakarta, tapi XWORK ini juga mencakup seluruh kota besar di Indonesia dan saat ini sudah memiliki lebih dari 1200 ruang kerja yang bermitra dengan mereka.

Jadi, besok-besok kalau misalnya saya bosen kerja dari rumah, saya bisa banget nih booking tempat di coworking space yang bermitra sama XWORK di Bandung! ๐Ÿ˜€

Karena sebenci-bencinya saya kerja kantoran, tapi selalu ada momen saya kangen kerja dari kantor. Keberadaan coworking space emang udah cukup marak sejak beberapa tahun ke belakang, tapi kayaknya platform yang bisa menyewakan coworking space di seluruh Indonesia baru sedikit. Dan XWORK ini adalah salah satu yang terdepan!

Gak cuma memungkinkan kita buat booking coworking space harian, tapi juga pembayarannya bisa dilakukan secara online dengan harga terbaik yang udah termasuk pajak, tanpa biaya embel-embel lainnya.

Kenapa ini jadi angin segar buat saya? Karena kebanyakan website resmi coworking space di Indonesia, bahkan yang terbesar sekalipun, gak menyediakan fitur untuk booking online secara real timeย yang dilengkapi dengan fitur pembayaran.

Dan keberadaan XWORK ini membantu banget buat saya, selain dengan begitu banyaknya pilihan coworking space yang bisa disesuaikan dengan budget, lokasi, atau bahkan fasilitas lainnya yang memang kita butuhkan.

4. Makanan dan Minuman

Saya gak peduli sama orang-orang yang percaya kalau MSG bikin kita bodo. Pertama, karena gak ada bukti ilmiah yang membuktikan kalau micin bikin bodo. Kedua, percaya gak percaya, saya punya kecenderungan banyak ide kalau di rumah lagi ada cemilan. And more often than not, cemilannya mengandung MSG! ๐Ÿ˜›

Sumber: Pexels

Sedangkan untuk minuman, kebetulan saya bisa minum baik kopi maupun teh. Walaupun saya lebih suka teh sih. Biasanya, cemilan dan kopi atau teh inilah yang jadi jagoan saya tiap kali nulis. Standar lah yah, kalau niatnya diet khan bisa cemilannya dijadiin motivasi. Misalnya, gak boleh buka cemilan sebelum beres nulis 1000 kata.

Ngomong-ngomong kopi dan teh, hampir semua coworking space yang bermitra denganย XWORK juga menyediakan kopi dan teh gratis lho selama kamu nyewa ruangan disana. Bahkan, untuk meeting room ada yang menyediakan coffee break sekaligus dengan cemilannya. Jadi, kamu gak perlu khawatir pikiran stuck karna lapar atau haus! ๐Ÿ˜›

5. Nikmati apa yang kamu lakukan.

Serius lho, gak ada yang mengalahkan perasaan happy mengenai apa yang kita lakukan. Termasuk dalam halnya menulis.

Ketika kita menikmati apa yang kita tulis, hampir dipastikan ide yang muncul akan berdatangan dengan sendirinya dan produktifitas kamu menyelesaikan tulisan kamu pun akan meningkat dengan sendirinya.

Sumber: Pexels

Saya udah sempet curcol sebelumnya khan soal pendapatan saya sekarang jauh di bawah pendapatan saya sebelumnya waktu kerja kantoran?!

Saya gak terlalu mikirin jumlah yang saya hasilkan dari menulis saat ini, tapi saya betul-betul menikmati proses yang saya lakukan. Dan saya lebih happy lagi ketika yang baca juga ikutan happy. Satu kali, klien saya sempet minta saya bikin konten soal sesuatu dan dia pengen kontennya itu bikin baper, and so I did.

Tiba-tiba klien saya ngewhatsapp saya dengan respon, “Mar, gw baru sadar ini bagus banget. Baper banget! Bener-bener how I feel tapi I couldn’t put it in better words than you.”

Menurut saya, gak ada yang lebih menyenangkan ketika apa yang kita kerjakan di-appreciate gak cuma oleh diri sendiri, tapi oleh orang lain juga. Dukungan moral kayak gini membantu banget buat bikin saya semakin produktif menulis.

Jadi, kira-kira begitulah tips dan trik dari saya supaya kamu bisa produktif untuk nulis dan menghindari kehilangan ide di tengah jalan. Gampang-gampang susah memang, tapi sangat mungkin untuk dilakukan kalau kamu memang niat buat lebih produktif dalam menulis. Menulis apapun.

So, are you ready to #BeMoreProductive?! ๐Ÿ˜‰

2 thoughts on “Tips Supaya Tetap Produktif Untuk Menulis (dan Menghindari Kehilangan Ide Brilian di Tengah Jalan)

  1. Nice share mba… Ah kalau aku blm menghasilkan kayak mba ransel ungu… Tapi prinsip dasarnya daripada share di IG atau FB yang terkesan pamer dan nyampah di wall orang… Aku pilih bikin cerita atau ngeluarin uneg2 di blog… Toh yang bakalan baca yang butuh aja… Hehehe

Tinggalkan Balasan