Tic Facialis & Bell’s Palsy Treatment di Lineation Korean Center (Akupuntur & Fisioterapi – Sesi 3)

Hallo semuanya!

Pertama-tama, maafin saya karena akhir-akhir ini saya bener-bener kehilangan ide buat nulis di blog ini sehingga udah cukup lama juga nih saya gak update.

Seuntung-untungnya, karena saya masih punya utang buat nulis soal proses treatment masalah Bell’s Palsy dan Tic Facialis saya di Lineation. Jadinya, walaupun udah lama gak nulis yang lain, setidaknya blog saya masih update sesekali. 😛

Jadi, sebelumnya saya udah sempet cerita tentang latar belakang Lineation sendiri dan juga cerita saya tentang sesi terakhir akupuntur dan fisioterapi disana. Kalau misalnya ditanya gimana kesannya sih, saya pribadi ngerasa emang ada perubahan yang cukup signifikan sebelum dan saya terapi disana. Tapi, gak bisa dipungkiri kalau keadaan wajah saya ini kayaknya masih jauh dari sembuh. 🙁

Cuma, sesuai dengan saran para terapis di Lineation, setidaknya hasil terapi baru bisa direview setelah paling enggak 12 kali pertemuan. Setelah lebaran kemarin, saya baru menjalani terapi ketiga kali untuk akupuntur, dan kedua untuk fisio.

OMG. Gelambir di leher saya. 🙁

Proses Akupuntur

Kalau sebelumnya proses akupuntur dilakukan secara menyeluruh dari kepala sampai kaki, terapi kali ketiga ini saya sama sekali gak perlu ganti kemben karena prosedur akupuntur cuma dilakukan di daerah wajah dan tangan aja.

Bu Winda sebagai terapis yang menangani saya sebagai pasien sejak pertama kali datang ke Lineation pun menyadari perubahan yang cukup signifikan dengan keadaan wajah saya. Dan memang seperti yang saya sebutkan sebelumnya, keadaan wajah saya saat ini jauh lebih baik daripada sebelumnya walaupun ya belum sembuh secara total.

Saya juga sadar diri yah, karena emang toh saya sakit pun udah bertahun-tahun. Gak mau ngoyo ngarep yang instan-instan juga, walaupun kalau cepet sembuh ya alhamdulillah.

Proses Fisioterapi

Jadi, saya baru tau kalau ternyata di Lineation ini terapis akupunturnya ada dua. Selain Bu Winda, ada juga Bu Linda yang praktek di hari Senin, Rabu dan Jumat.

Nah, lain dengan akupuntur, terapis fisioterapi di Lineation judulnya one man show karena memang gak ada lagi terapis lain selain Pak Furqon.

1. Konsultasi

Sesi konsultasi dengan Pak Furqon.

Pas pertama kali dateng lagi setelah libur Lebaran, karena ada jarak sekitar satu bulan dari terapi terakhir saya, Pak Furqon sempet lupa masalah saya apa. 😛

Tapi untungnya di Lineation itu seluruh pasien punya satu buku yang jadi laporan progress setiap pasien selama berobat disana. Jadi, kalaupun lupa atau jaga-jaga misalnya kita ganti terapis, terapis yang bersangkutan bisa refer proses pengobatan kita melalui buku pasien tersebut. 🙂

2. Fisioterapi

Proses pemanasan dengan infra merah selama kurang lebih 20 menit.

Seperti proses fisioterapi sebelumnya, langkah pertama dalam fisioterapi yang saya jalankan itu melalui pemanasan infra merah selama kurang lebih 20 menit di bagian wajah yang bermasalah.

Kebetulan, wajah saya yang kena Bell’s Palsy dan Tic Facialis ini yang bagian kanan. Jadi bagian wajah yang dipanaskan ya bagian kanan aja.

Baru setelah itu, saya dipakaikan beberapa alat seperti sebelumnya. Diantaranya electrical stimulation (ES), alat yang punya efek kejut di bagian-bagian wajah yang diperlukan.

Pak Furqon memakaikan ES ke bagian wajah yang diperlukan, yang tampaknya sukses stimulasi wajah saya yang berefek langsung keluar lah itu efek tic di wajah saya. 🙁

Seperti sebelumnya, saya pun cukup merasa agak enakan setelah pakai ES ini. Dan seperti sebelumnya, Pak Furqon juga memasang therapeutic tape di bagian leher saya.

Berbeda dengan sebelumnya waktu muka saya juga pakai tape-nya, kali ini tape cuma ditempelkan di bagian leher aja setelah saya curhat kalau tape-nya agak bikin kagok waktu saya harus cuci muka sehari-hari.

Proses pemasangan therapeutic tape di bagian leher.

Kesan Setelah Akupuntur dan Fisioterapi Sesi Ketiga

Saya gak tau apakah ini berkaitan sama kenyataan ada kucing saya Cilok yang baru meninggal sehingga akhir-akhir ini emosi saya kurang stabil, tapi yang jelas ada sedikit keluhan yang saya rasakan setelah akupuntur dan fisioterapi sesi ketiga ini.

Diantaranya, tiap kali sebelum tidur, saya malah ngerasa tic-nya gerak semakin kenceng. Saya gak tau apa ini berkaitan sama emosi atau kenyataan sama Bandung yang udaranya lagi dingin banget tiap malem. Yah, mengingat penyakit saya ini khan munculnya dari angin, jadi ya wajar aja kalau mungkin ini berkaitan sama keadaan saya saat ini.

Sementara itu, untuk fisio sendiri ada beberapa exercise yang saya lakukan sesuai sama anjuran Pak Furqon. Diantaranya adalah massage wajah, dan juga exercise seperti coba naikan alis, hidung, atau melakukan gerakan meniup untuk rangkaian stretching wajah yang gunanya melancarkan aliran darah di daerah wajah.

Walaupun seringkali susah, tapi seenggaknya sih sekarang lumayan karena gerakan wajah yang kerasa lebih lentur daripada sebelumnya.

Sippp, baiklah… Saya masih ada beberapa kali sesi terapi lagi ke depannya walaupun mungkin minggu depan saya skip dulu karena mau ke Singapore nonton Arsenal. Cheerio! 

Doain saya matching sama Mkhitaryan di Tinder yaaa, karena niscaya Mkhitaryan tanpa khitan adalah Marya.

2 thoughts on “Tic Facialis & Bell’s Palsy Treatment di Lineation Korean Center (Akupuntur & Fisioterapi – Sesi 3)

  1. permisi mba, untuk biaya2nya bisa tolong diinfokan? sy tertarik krn mengalami penyakit yg sama, muka turun sebelah dan sudah bertahun2, thx

    1. hallo mas, maaf baru balas. saya juga sebelumnya belum tau untuk rincian biaya, tapi saya sudah konfirmasi ke pihak lineation-nya. paling nanti untuk penanganannya akan dilakukan berdasarkan konsultasi mas sama masing-masing terapis.

      untuk biayanya, sesuai dengan informasi dari pihak lineation (per agustus 2018), berikut rinciannya ya mas:
      -akupuntur general (penyakit ringan seperti sakit kepala, flu, batuk, dkk) @Rp 100rb
      -akupuntur stimulate+TDP (tusuk jarum dengan tambahan alat elektro untuk gangguan saraf) @Rp 30rb
      -akupuntur stroke (tusuk jarum perawatan pasca stroke) @Rp 150rb
      -konsultasi fisio @Rp 25rb
      -fisio tens (stimulasi listrik untuk hilangkan rasa sakit seperti otot tegang etc) @Rp 25 rb
      -fisio us (permasalahan nyeri dan pegal berlebihan) @Rp 25rb
      -fisio NMT knees (plester elastic pada area tubuh) @Rp 35rb
      -fisio NPT back (mengembalikan gerak mandiri otot) @Rp 30rb

      ada baiknya masnya dateng dulu aja untuk konsultasi untuk tau jenis terapi yang paling dibutuhkan sesuai sama permasalahan mas. semoga membantu dan cepat sembuh ya mas! 🙂

Tinggalkan Balasan