Napak Tilas Rute Klasik Bandung-Jakarta Lewat Puncak: RM. Samolo

Dengan adanya tol Cipularang yang diresmikan sejak kurang lebih 12 tahun yang lalu, ada rute seru yang seringkali terlupakan: Bandung-Jakarta lewat Puncak.

Apalagi sekarang dari mulai bus dan travel dari Bandung ke Jakarta atau sebaliknya udah hampir pasti menggunakan rute Cipularang karena memakan waktu yang relatif lebih cepat. Saya kurang tau apa masih ada bus yang lewat rute Puncak dari Bandung dan Jakarta, tapi bisa dipastikan kebanyakan orang kalau disuruh pilih rute antara Puncak dan Cipularang, kids jaman now bakal milih Cipularang.

Jadi, karena beberapa waktu lalu saya sering diharuskan bolak-balik Bandung-Jakarta, satu kali Heri, sepupu saya nawarin untuk nganter saya dan tante saya ke Jakarta. Dan kita langsung memutuskan buat napak tilas rute yang udah lama banget ga kita lewatin: ke Jakarta lewat Puncak.

Gara-gara ini juga, ibu saya tiba-tiba nimbrung ikut ke Jakarta.

Continue reading “Napak Tilas Rute Klasik Bandung-Jakarta Lewat Puncak: RM. Samolo”

Tips Anti-Norak Buat Yang Pertama Kali Naik Pesawat (Yang Juga Perlu Diperhatikan Frequent Flyer)

Jadi, beberapa waktu yang lalu saya sempet blogwalking ke salah satu blog member Blogger Perempuan dengan postingannya soal pertama kali naik pesawat.

Dan saya langsung kepikiran buat nulis ini, karena walaupun wara-wiri di pesawat bisa jadi sesuatu yang biasa buat sebagian orang, tapi pasti ada aja orang yang masih deg-degan karena baru pertama kali naik pesawat.

Bahkan nih, buat orang-orang yang ngaku frequent flyers pun sebenernya banyak dari mereka yang sebetulnya ga mengikuti etika bepergian dengan pesawat terbang seharusnya. Hmmm.

Makanya, sebagai seseorang yang pernah terbang sebagai seorang penumpang, kerja di bandara dengan tugas sebagai ground staff sampai terbang sebagai pramugari, rasanya ga salah kalau saya pengen sedikit berbagi. Kenapa? Supaya kalau ada yang baca, setidaknya perubahan bisa dimulai dari diri sendiri supaya bisa memudahkan diri sendiri dan orang lain ketika bepergian dengan pesawat terbang.

Ga mau khan dicap norak dan dicap sebagai penumpang rese sama staff bandara atau pramugari di pesawat?

Continue reading “Tips Anti-Norak Buat Yang Pertama Kali Naik Pesawat (Yang Juga Perlu Diperhatikan Frequent Flyer)”

Jadi Turis Lokal Dadakan di Jalan Asia Afrika (Bandung)

Kalau saya nyebut nama Bandung, kira-kira hal apa yang terlintas di otak kamu untuk pertama kali? Parijs van Java? Cewek-ceweknya yang cantik seperti saya? Kulinerannya? Atau pak wali-nya yang di balik segudang programnya yang progresif selalu memprovokasi warganya yang jomblo?! Heureuy ah Kang Emil, tapi sebel juga sih kadang-kadang joke-nya itu mulu. πŸ™

Nah, sekarang kalau pertanyaannya diganti jadi tempat apa yang pertama kali terlintas kalau ngomongin Bandung, jawaban kamu apa?

Braga? Alun-alun? Gedung Merdeka? Atau malah Pasar Baru? Hmmm.

Apapun itu, kalau boleh jujur sih hal yang ironis dalam diri saya adalah kenyataan kalau saya seneng jalan-jalan, tapi kalau urusannya dalam kota Bandung, saya ini tergolong dalam kaum-kaum yang jarang piknik.

Continue reading “Jadi Turis Lokal Dadakan di Jalan Asia Afrika (Bandung)”

Tai Hoe Hotel dan Himbauan Buat Turis Indonesia Supaya Ga Norak di Luar Negeri

Cari penginapan di Singapore yang enak, strategis dan murah itu agak sulit. Siapapun yang pernah merencanakan perjalanan ke Singapore sendiri pasti setuju, apalagi tipe-tipe solo traveler kaya saya yang judulnya pengen budget traveling, tapi ogah kalau harus berbagi kamar di hostel.

Gimana engga? Hotel di Singapore dengan fasilitas private bedroom dengan dilengkapi oleh kamar mandi budgetnya hampir pasti di atas $50, itupun biasanya dengan harga segitu dapat hotelnya dengan lokasi kurang strategis dan fasilitas seadanya kalau engga sempit kamarnya.

Makanya, perjalanan saya ke Singapore terakhir ini saya kudu ‘nyerah’ soal budget penginapan demi kenyamanan. Kalau biasanya saya kasih budget sekitar IDR 300.000++ untuk penginapan per malam, untuk Singapore ini saya set sekitar IDR 750.000++ yang penting dapat kamar enak dan strategis supaya ga ribet kalau mau jalan-jalan.

Akhirnya, setelah liat-liat harga promo dan liat review sana-sini, saya pun memutuskan buat booking kamar Standard Twin Room di Tai Hoe Hotel, Singapore lewat Traveloka mobile apps.

Continue reading “Tai Hoe Hotel dan Himbauan Buat Turis Indonesia Supaya Ga Norak di Luar Negeri”

Tips Malaysia-Singapore Lewat Jalur Darat (Via JB)

Beberapa waktu sebelum saya berangkat ke Malaysia dan merencanakan untuk melanjutkan perjalanan ke Singapore lewat jalan darat, saya seringkali menemukan postingan-postingan random di grup Backpacker Internasional tentang betapa susahnya masuk Singapore lewat jalur darat. Bahkan, ada yang sampai kejadian suaminya masuk daftar black list di Singapura ketika mencoba masuk lewat imigrasi di Woodland.

Awalnya pas baca postingan-postingan soal kengerian masuk Singapore dari Malaysia lewat jalur darat, saya agak jiper karena ini akan menjadi kali pertama saya commuting ke Singapore lewat Malaysia dengan menggunakan bus umum. Ditambah lagi, saya bawa adik laki-laki saya, Akin, yang baru akan masuk Singapore untuk pertama kalinya.

Tapi, setelah melalui beberapa kesulitan yang ternyata benar adanya, ditambah drama adik saya kena random check tapi alhamdulillah lolos di imigrasi Woodland.Β Kalau ditanya apakah imigrasi di JB maupun Woodland sengeri itu untuk para first timer yang mau masuk ke kedua negara tersebut lewat jalur darat, jawaban saya yah kurang lebih seperti itu lah. Bikin deg deg ser.

Makanya, saya akhirnya memutuskan untuk berbagi pengalaman dan pelajaran apa-apa aja yang saya dapat dari perjalanan jalur darat Malaysia-Singapore via JB ini, dan juga tips dan trik yang mungkin bisa membantu teman-teman yang berencana untuk melakukan perjalanan yang sama. Mudah-mudahan terbantu! πŸ™‚

Continue reading “Tips Malaysia-Singapore Lewat Jalur Darat (Via JB)”

Kota Lodge Hotel, Sentuhan Keluarga di Tanah Melaka

Jadi, seperti yang beberapa lalu saya sebutkan melalui postingan-postingan saya sebelumnya, awal bulan ini saya baru kembali dari road trip Malaysia-Singapore saya dimana rute yang saya ambil diantaranya Kuala Lumpur, Melaka, Johor Bahru dan Singapore sebagai titik pemberhentian terakhir sebelum kembali ke Indonesia.

Alasan saya untuk berkunjung ke Melaka untuk kedua kalinya sebetulnya ga cuma karena saya pengen bawa Akin, adik saya yang cowok, jalan-jalan kesana, tapi juga saya kesana dalam rangka silaturahmi dengan Kak May, istri dari pemilik Kota Lodge Hotel, tempat saya menginap ketika berkunjung ke Melaka untuk pertama kalinya di tahun 2013.

Karena dulu pas pertama kali nginep saya masih males-malesan buat serius blogging, akhirnya saya memutuskan buat menulis review-nya kali ini.

Perkenalan saya dengan Kota Lodge Hotel ini dimulai 4 tahun lalu waktu saya memutuskan untuk booking kamar disini melalui Agoda.

Continue reading “Kota Lodge Hotel, Sentuhan Keluarga di Tanah Melaka”

Mau Terbang Jakarta-Kuala Lumpur? KLM Aja!

Rute CGK-KUL atau KUL-CGK yang disediakan oleh KLM sebetulnya sudah ada sejak saya masih terbang sebagai pramugari beberapa tahun yang lalu. Waktu itu, beberapa teman ada yang sempat kebagian tiket pesawat transit ke Kuala Lumpur dan dilanjutkan dengan KLM untuk KUL-CGK tiap kali vacation.

Kebetulan, tiap kali vacation pulang ke Indonesia saya ga pernah kebagian tiket non-direct flight jadi pengalaman saya minim kalau soal terbang sama maskapai non-sponsor tempat saya kerja dulu. πŸ˜›

Makanya, waktu saya merencanakan perjalanan ke Kuala Lumpur, dari awal pun saya bilang sama adik saya kalau saya mau coba terbang pake KLM supaya saya bisa review pengalaman saya untuk dijadikan konten di blog ini.

Buat teman-teman yang belum familiar dengan maskapai KLM, KLM adalah maskapai nasional punya Belanda yang merupakan bagian dari AirFrance-KLM group dan juga tergabung dalam SkyTeam Alliance Member. Dan tentunya, karena KLM adalah maskapai nasional, maka jenis jasa penerbangan yang ditawarkan pun tentunya full service dengan bagasi dan in-flight meals!

Untuk rute Jakarta-Kuala Lumpur dengan KLM ini sebetulnya merupakan direct flight Jakarta ke Amsterdam.

Bingung kenapa direct flight ke Amsterdam tapi kok berhenti di Kuala Lumpur? Saya bantu jelasin yah! πŸ™‚

Continue reading “Mau Terbang Jakarta-Kuala Lumpur? KLM Aja!”