Review: Bedak Dingin Ovale Facial Mask Whitening dengan Ekstrak Mutiara

Hallo beautravelers! πŸ˜€

Sebelumnya, saya minta maaf karena akhir-akhir ini saya jarang update Ransel Ungu. Maklum, selain ini usaha saya buat mengurangi dosa karena bulan puasa dan saya suka gak tahan buat nyinyirin orang tiap kali nulis, saya juga akhir-akhir ini lagi banyak kerjaan.

Ditambah lagi, saya berasa dilematis soal blog ini, soalnya ide-ide saya buat nulis disini ujung-ujungnya selalu gak kesampaian karena saya sendiri merasa isinya bakal monoton. Dan ini salah satu tulisan yang saya paksain nulis mumpung saya ada waktu luang sedikit.

Jadi, akhir-akhir ini saya lagi rajin perawatan nih geng… Akibat rajin perawatan ini, saya jadi sering belanja macem-macem skincare. Dari mulai masker, sampai lip scrub. Offline dan online, duit saya yang banyak tapi bohongΒ itu saya habiskan buat perawatan paripurna. πŸ˜›

Nah, salah satu produk yang saya coba adalah produk yang pengen saya bahas kali ini: Bedak Dingin Ovale Facial Mask seri Whitening dengan Ekstrak Mutiara.

Continue reading “Review: Bedak Dingin Ovale Facial Mask Whitening dengan Ekstrak Mutiara”

Tic Facialis & Bell’s Palsy Treatment di Lineation Korean Center (Akupuntur – Sesi 1)

Hallo semuanya! πŸ™‚

Buat yang follow Instagram saya, mungkin sebelumnya sempet liat postingan saya soal ulang tahun Lineation yang ke-11 beberapa waktu lalu. Nah, sekarang giliran saya cerita lebih lengkap soal Lineation dan gimana kesan pertama terhadap Lineation yang awalnya saya pikir cuma beauty center seperti kebanyakan klinik kecantikan lainnya di Bandung.

Gak disangka-sangka, apa yang saya pikir bakal cuma sekedar facial atau peeling malah mengantarkan saya buat hal yang lebih serius: kesempatan untuk mengusahakan treatment dari masalah kesehatan saya beberapa tahun ke belakang, Bell’s Palsy.

Buat yang pernah baca resolusi tahun baru saya, kalian mungkin familiar dengan kondisi kesehatan saya. Dan salah satu resolusi yang tiap tahun saya punya itu yah buat nyembuhin masalah kesehatan saya ini. Karena jujur, saya udah coba hampir segala cara tapi hasilnya gitu-gitu aja. Hmm.

Makanya, waktu saya diundang sama Lineation, saya sebetulnya gak nyangka bakal berujung buat coba treatment sebagai upaya nyembuhin masalah muka saya ini.

Continue reading “Tic Facialis & Bell’s Palsy Treatment di Lineation Korean Center (Akupuntur – Sesi 1)”

Waroenk Idea, Tempat Nongkrong Cozy Hemat Biaya dan Banyak Acara di Tengah Rakyat Jelata

Hallo semuanya! πŸ˜€

Kemarin saya dan beberapa teman dari Blogger BDG dapet undangan untuk gathering di salah satu tempat makan yang baru buka, namanya Waroenk Idea.

Dari awal dikasihtau lokasinya yang ada di Hotel Idea’s yang lokasinya di Kiaracondong, sebenernya saya langsung bertanya-tanya, ada apa di Kiaracondong?

Bahkan, di jalan menuju kesana, karena kemarin saya dianter sama si Heri, saya sampai nanya ke si Heri, kira-kira kalau misalnya dia harus nginep di Hotel Idea’s, selain dari segi harga dan fasilitas yang ditawarkan, kira-kira apa lagi yang bakal jadi pertimbangan dia buat nginep disana.

Si Heri sebagai driver Grab sejati langsung menjawab mantap: lokasinya cuma sekitar 10 menit dari TSM, dan juga gak jauh dari stasiun Kircon. Tapiiii, si Heri menambahkan kalau dia kayaknya gak mau nginep daerah situ karena daerahnya deket pub. Pub-rik. 😐

Continue reading “Waroenk Idea, Tempat Nongkrong Cozy Hemat Biaya dan Banyak Acara di Tengah Rakyat Jelata”

Moedhir Smoked Factory: Akhirnya Ada Juga Yang Meluruskan Bahwa Kebab Yang Dikenal di Indonesia Sebenarnya Shawarma!

Waktu pertama kali denger Moedhir Smoked Factory, sesungguhnya saya gak terlalu ngeh ini tempat apa karena saya pikir ini semacam kafe-kafe dengan andalan daging asap biasa.

Pas saya nyampe sana, ternyata undangan pertama yang saya terima sebagai salah satu anggota grup Blogger BDG ini ternyata merupakan sebuah kebetulan yang menyenangkan. Kenapa? Karena salah satu menu andalannya adalah… Shawarma! Dan mereka nyebut shawarma dengan sebutan asli: shawarma.

Sebagai seseorang yang pernah menghabiskan sebagian kecil hidupnya di Turki dan Saudi Arabia, sejujurnya saya punya pet peeve soal kebab dan shawarma ini.

Di satu sisi, saya pengen ngasih tau soal kebab disini itu sebenernya shawarma. Tapi di sisi lain, branding ‘kebab’ disini kayaknya udah kuat banget sampai kalau saya kasihtau biasanya dianggap omong kosong belaka. 😐

Continue reading “Moedhir Smoked Factory: Akhirnya Ada Juga Yang Meluruskan Bahwa Kebab Yang Dikenal di Indonesia Sebenarnya Shawarma!”

3 Makeup Andalan Saat Bepergian

Hallo semuanya!

Seneng banget deh, akhirnya saya menemukan komunitas blogger Indonesia yang aktif ngadain kolaborasi tiap bulan dengan tema yang berbeda. Dan postingan ini bakal jadi postingan pertama yang saya tulis buat kolaborasi saya dan teman-teman dari Komunitas Beauty Blogger & Vlogger Indonesia. πŸ™‚

Karena saya bukan ‘tok’ beauty blogger banget dan lebih sering nulis soal traveling, ketika salah satu opsi tema bulan ini adalah ‘makeup items you can’t leave without‘, saya gak mikir dua kali untuk mengajukan diri.

Maklum sih ya sis, salah satu alasan utama kenapa saya mulai blogging disini dengan menamakan diri sebagai A BeauTravel Blog khan saya pengen menekankan kepribadian saya sebagai seorang perempuan yang doyan jalan-jalan tapi juga doyan dandan sekaligus kencan ya khan? πŸ˜€

Continue reading “3 Makeup Andalan Saat Bepergian”

Alasan dan Cara Berhenti Donasi UNICEF di Indonesia

Maksud saya memutuskan buat nulis soal kenapa dan bagaimana saya berhenti donasi UNICEF di Indonesia bukan untuk menjelekkan institusi terkait, tapi memang kebetulan awal bulan ini saya akhirnya memutuskan buat berhenti menjadi donatur setelah sekian lama.

Kebetulan, sebelum akhirnya memutuskan berhenti saya sempet cari-cari info soal gimana cara berhenti jadi donatur UNICEF di Indonesia. Dan ternyata, artikel yang bermunculan di Google lebih banyak soal keluhan donasi ini, tapi gak banyak yang menjelaskan tentang gimana cara berhenti jadi donatur UNICEF ini.

Sebetulnya, pas pertama kali memutuskan buat donatur pun saya dikasih semacam kit yang infonya lengkap, termasuk dengan terms and condition yang bikin kita males baca dan cuma tanda tangan supaya si mbak-nya berhenti ngomong aja. πŸ˜›

Saya inget, karena pas pertama daftar kebetulan saya pun nanya ke si mbak-nya gimana caranya kalau suatu saat nanti saya pengen berhenti jadi donatur, dan dia nunjukin nomer telepon yang bisa dihubungi. Beberapa tahun kemudian, kertas UNICEF ini udah gak tau kemana sehingga andalan saya cuma Google.

Dan suatu saat nanti itu adalah bulan ini.

Continue reading “Alasan dan Cara Berhenti Donasi UNICEF di Indonesia”