Tips Aman dan Nyaman Jalan-Jalan Sendirian Buat Perempuan

Reading Time: 9 minutes

Udah lumayan lama nih saya ga nulis konten yang berkaitan sama perjalanan. Baru kepikiran ide buat nulis soal topik ini pas beberapa waktu lalu ada yang nanya apakah aman solo traveling di Vietnam untuk perempuan.

Saya yakin sih, di luaran sana udah banyak yang nulis soal tips dan saran untuk perempuan yang merencanakan perjalanan atau liburan sendirian. Tapi saya juga jadi sedikit banyak pengen berbagi tips buat jalan-jalan sendiri buat para sister-sister sekalian.

Maklum sis, ga peduli udah seberapa progresif dunia saat ini, tapi kemampuan perempuan bertahan hidup sendirian masih sering dipandang sebelah mata sama orang-orang. Itulah kenapa, biasanya cewek jomblo lebih sering dinyinyirin daripada cowo yang masih belum punya pacar. *tuh khan jadinya kelepasan curhat lagi hmm πŸ˜›

Terus, tips apa yang pengen saya bagikan supaya kalian para perempuan pemberani dan tangguh aman dan nyaman ketika jalan-jalan sendirian? Cekidot mari, girls! πŸ˜€

Continue reading “Tips Aman dan Nyaman Jalan-Jalan Sendirian Buat Perempuan”

Hati-Hati Dalam Berbicara: Lain Negara, Lain Arti Kata!

Reading Time: 4 minutes

Kalau kalian nanya bakat saya apa, saya bakal jawab hampir sama sekali ga ada. πŸ™

Tapi kalau kalian tanya hal apa yang paling mudah saya pelajari, saya bakal dengan pede jawab bahasa.

Saya ini anaknya ga pernah jago Matematika, kadang Matematika dasar buat tambah kurang kali bagi dasar aja masih kudu mikir berkali-kali. Tapi kalau belajar bahasa, selama saya cuma perlu belajar baca dan ga perlu mulai belajar nulis dari awal, insya allah saya lumayan jago nginget kata-katanya.

Kenapa saya bisa bilang gitu? Karena saya pernah beberapa kali nyoba belajar Bahasa Jepang dan ga pernah berhasil. Padahal belajar sampai berbulan-bulan. Sampai sekarang, hiragana katakana aja udah lupa.

Tapi, saya hampir yakin semua bakal setuju: buat belajar suatu bahasa, paling gampang belajar kalau ngga kata-kata kasar, ya kata-kata joroknya.

Tau ga sih kamu? Ada beberapa kata di dunia ini yang kalau dibandingin sama Bahasa Indonesia, artinya JAUH banget!

Makanya, mungkin lain kali kalau misalnya kamu ada rencana jalan-jalan bareng temen atau keluarga sesama orang Indonesia, ada baiknya hindari untuk asal ngomong dalam Bahasa Indonesia karena takut disalahartikan. Jadi, apa aja sih kata-katanya?

Continue reading “Hati-Hati Dalam Berbicara: Lain Negara, Lain Arti Kata!”

Tips Malaysia-Singapore Lewat Jalur Darat (Via JB)

Reading Time: 8 minutes

Beberapa waktu sebelum saya berangkat ke Malaysia dan merencanakan untuk melanjutkan perjalanan ke Singapore lewat jalan darat, saya seringkali menemukan postingan-postingan random di grup Backpacker Internasional tentang betapa susahnya masuk Singapore lewat jalur darat. Bahkan, ada yang sampai kejadian suaminya masuk daftar black list di Singapura ketika mencoba masuk lewat imigrasi di Woodland.

Awalnya pas baca postingan-postingan soal kengerian masuk Singapore dari Malaysia lewat jalur darat, saya agak jiper karena ini akan menjadi kali pertama saya commuting ke Singapore lewat Malaysia dengan menggunakan bus umum. Ditambah lagi, saya bawa adik laki-laki saya, Akin, yang baru akan masuk Singapore untuk pertama kalinya.

Tapi, setelah melalui beberapa kesulitan yang ternyata benar adanya, ditambah drama adik saya kena random check tapi alhamdulillah lolos di imigrasi Woodland.Β Kalau ditanya apakah imigrasi di JB maupun Woodland sengeri itu untuk para first timer yang mau masuk ke kedua negara tersebut lewat jalur darat, jawaban saya yah kurang lebih seperti itu lah. Bikin deg deg ser.

Makanya, saya akhirnya memutuskan untuk berbagi pengalaman dan pelajaran apa-apa aja yang saya dapat dari perjalanan jalur darat Malaysia-Singapore via JB ini, dan juga tips dan trik yang mungkin bisa membantu teman-teman yang berencana untuk melakukan perjalanan yang sama. Mudah-mudahan terbantu! πŸ™‚

Continue reading “Tips Malaysia-Singapore Lewat Jalur Darat (Via JB)”

Kota Lodge Hotel, Sentuhan Keluarga di Tanah Melaka

Reading Time: 5 minutes

Jadi, seperti yang beberapa lalu saya sebutkan melalui postingan-postingan saya sebelumnya, awal bulan ini saya baru kembali dari road trip Malaysia-Singapore saya dimana rute yang saya ambil diantaranya Kuala Lumpur, Melaka, Johor Bahru dan Singapore sebagai titik pemberhentian terakhir sebelum kembali ke Indonesia.

Alasan saya untuk berkunjung ke Melaka untuk kedua kalinya sebetulnya ga cuma karena saya pengen bawa Akin, adik saya yang cowok, jalan-jalan kesana, tapi juga saya kesana dalam rangka silaturahmi dengan Kak May, istri dari pemilik Kota Lodge Hotel, tempat saya menginap ketika berkunjung ke Melaka untuk pertama kalinya di tahun 2013.

Karena dulu pas pertama kali nginep saya masih males-malesan buat serius blogging, akhirnya saya memutuskan buat menulis review-nya kali ini.

Perkenalan saya dengan Kota Lodge Hotel ini dimulai 4 tahun lalu waktu saya memutuskan untuk booking kamar disini melalui Agoda.

Continue reading “Kota Lodge Hotel, Sentuhan Keluarga di Tanah Melaka”