Memilih Pekerjaan Dengan Bijak

Kemarin, tepatnya di tanggal 25 Juli 2017, saya resmi mengakhiri pekerjaan 9-to-5 saya setelah tiga bulan bekerja di salah satu sekolah desain internasional yang berlokasi di wilayah Jakarta Selatan.

Awal saya bergabung dengan kantor ini, saya sempat berpikir pekerjaan ini akan berada dalam rencana jangka panjang saya. Tapi situasi dan kondisi berkata lain, yang akhirnya mempengaruhi keputusan saya untuk tidak melanjutkan pekerjaan ini setelah masa percobaan.

Saya pribadi berprinsip bahwa tiga bulan masa percobaan untuk suatu pekerjaan berlaku tidak hanya dari perusahaan kepada karyawan, tetapi juga sebaliknya. Dengan banyaknya kejadian bunuh diri akhir-akhir ini karena depresi, karyawan pun memiliki hak sama besarnya dengan perusahaan untuk menentukkan cocok atau tidaknya pekerjaan tersebut bagi mereka.

Layaknya pasangan bercerai yang di awal pernikahan tidak pernah terpikir untuk melangsungkan akad atau pemberkatan hanya untuk akhirnya berpisah, begitu jugalah menandatangani kontrak untuk suatu pekerjaan.

Continue reading “Memilih Pekerjaan Dengan Bijak”