Alasan Di Balik Aturan Ini-Itu Dalam Penerbangan

Sejak saya posting tulisan soal tips anti-norak saat terbang, sebetulnya salah satu teman kuliah saya langsung komentar minta saya buat post mengenai aturan-aturan di pesawat karena banyak yang masih belum tau. Karena saya seorang procrastinator kelas kakap sekaligus agak sibuk belakangan ini, saya pun akhirnya baru bisa betul-betul fokus nulis lagi malam ini.

Itupun alasan utama saya untuk memutuskan betul-betul bikin postingan ini bukan semata karena request Rhema, teman kuliah saya kemarin-kemarin. Selain itu, karena beberapa kejadian belakangan yang bikin saya semakin mengerti soal masih banyak orang-orang yang ga ngerti soal aturan yang saya pikir sepele.

Kalau dipikir-pikir, pantes aja ga banyak penumpang yang disiplin kalau urusan terbang. Pertama, soal kekesalan penumpang Garuda beberapa hari ke belakang karena delay. Padahal, terlepas dari keterlambatan yang terjadi, hal itu terjadi karena alasan cuaca.

Saya sendiri pernah ngalamin di sisi staff maskapai, pasti adaaaaa aja orang yang marah-marah, ga peduli kalau misalnya keterlambatan terjadi demi keamanan para kru dan ribuan penumpang di bandara lainnya.

Kalau ketemu penumpang macam gini, rasanya pengen melontarkan kata-kata sarkastik. Situ mau cepet-cepet nyampe tujuan apa pengen cepet-cepet ketemu Tuhan? 🙁

Continue reading “Alasan Di Balik Aturan Ini-Itu Dalam Penerbangan”