Hati-Hati Dalam Berbicara: Lain Negara, Lain Arti Kata!

Kalau kalian nanya bakat saya apa, saya bakal jawab hampir sama sekali ga ada. 🙁

Tapi kalau kalian tanya hal apa yang paling mudah saya pelajari, saya bakal dengan pede jawab bahasa.

Saya ini anaknya ga pernah jago Matematika, kadang Matematika dasar buat tambah kurang kali bagi dasar aja masih kudu mikir berkali-kali. Tapi kalau belajar bahasa, selama saya cuma perlu belajar baca dan ga perlu mulai belajar nulis dari awal, insya allah saya lumayan jago nginget kata-katanya.

Kenapa saya bisa bilang gitu? Karena saya pernah beberapa kali nyoba belajar Bahasa Jepang dan ga pernah berhasil. Padahal belajar sampai berbulan-bulan. Sampai sekarang, hiragana katakana aja udah lupa.

Tapi, saya hampir yakin semua bakal setuju: buat belajar suatu bahasa, paling gampang belajar kalau ngga kata-kata kasar, ya kata-kata joroknya.

Tau ga sih kamu? Ada beberapa kata di dunia ini yang kalau dibandingin sama Bahasa Indonesia, artinya JAUH banget!

Makanya, mungkin lain kali kalau misalnya kamu ada rencana jalan-jalan bareng temen atau keluarga sesama orang Indonesia, ada baiknya hindari untuk asal ngomong dalam Bahasa Indonesia karena takut disalahartikan. Jadi, apa aja sih kata-katanya?

Ketika ‘seronok’ dalam Bahasa Melayu artinya bersenang-senang, dalam Bahasa Indonesia you-know-what-it-means.

Dataran Merdeka.

Diawali dari negara tetangga, karena banyak orang yang ga berbicara Bahasa Melayu atau Bahasa Indonesia menganggap kalau kedua bahasa ini sama persis. Padahal, kedua bahasa ini mirip tapi ada kata-kata yang artinya bisa jauh banget. Dan ‘seronok’ ini salah satunya.

Jujur, saya kalau ngobrol sama temen-temen saya orang Malaysia, saya lebih nyaman pake Bahasa Inggris. Bukan karena belagu atau apa, tapi saya berusaha menghindari misunderstanding kaya gini.

Yah, walaupun kadang-kadang malah jadi bahan becandaan juga sih.

Kaya pertama saya kasihtau temen-temen orang Malaysia kalau seronok artinya apapun yang berkaitan dengan aktifitas seksual, mereka langsung heboh sendiri, “Ah, having fun and sex ah? At times the meaning is quite similar, isn’t it? Be it in Bahasa Indonesia or Malay?” 

Salah pergaulan nih saya… HAHA. 😛

Ketika ‘berrak’ dalam Bahasa Indonesia artinya adalah buang air besar (versi kasar), dalam Bahasa Turki kata yang sama artinya adalah suci atau bersih.

Tissue merek berrak yang saya pake buat bersihin berak di Turki.

Walaupun kelakuan saya sampah, gini-gini waktu kuliah saya sempet dapet beasiswa buat belajar Bahasa Turki di Izmir selama musim panas. Hasilnya, paling ngga kalau saya harus balik lagi ke Turki buat tawar-menawar barang di pasar sih saya udah jago lah! 😀

Tapi, sebenernya kalau boleh saya pikir-pikir lagi sih kayanya saya gampang belajar Bahasa Turki karena banyak banget kata-katanya yang mengingatkan saya sama Bahasa Indonesia, tapi artinya jorok. 

Yah, ada untungnya juga sih saya jaman kuliah banyak yang panggil saya Marsum. Bukan, bukan singkatan dari nama lengkap saya Marya Sutimi. Tapi maksudnya singkatan dari Marya mesum. 😛

Tau donk arti kata “suka” dalam bahasa kita? Nah, hati-hati menggunakan kata ini di Rusia, karena kata yang sama artinya pelacur disana.

Saya dan Victoria Bukareva, sahabat sekaligus setan Rusia yang ngajarin hal-hal jelek sama saya. Astagfirullah. 😛

Kalau kalian pecinta meme-meme berbau Slavic, mungkin kalian sering liat tulisan-tulisan CYKA disana. Nah, tulisan ini dibaca ‘suka’, persis seperti suka di Indonesia. 

Tapi artinya disini adalah konotatif, karena maksud dari kata tersebut dalam Bahasa Rusia adalah pelacur atau ‘bitch’. Jadi, apa kamu berencana buat pergi ke Rusia untuk nonton Piala Dunia tahun depan?

Kalau iya, hati-hati kalau ngobrol sama gerombolan orang Indonesia rempong dan nyebut kata ‘suka’ ini. 😀

Tau ga sih kamu? ‘Butuh’ dalam Bahasa Melayu artinya bukan ‘perlu’ seperti di Bahasa Indonesia. Arti kata ‘butuh’ sendiri adalah konotatif dari alat kelamin laki-laki.

Masih dari benci-benci cinta-nya orang Indonesia, negara tetangga Malaysia.

Oke sip, masih dari negara tetangga.

Saya juga lupa sih sebetulnya tau info ini dari mana, tapi waktu kemarin ke Malaysia sempet ngobrol sama supir taksi yang pernah ke Bandung tiba-tiba malah ngalor-ngidul ngobrol ragam bahasa sampai akhirnya sampai ke topik soal ‘butuh’ ini.

Gimana ya? Khan saya jadi pengen butuh.. *maksud lo Mar? 😛

Denger kata ‘konak’ di Turki? Jangan dulu langsung tersinggung karena disana ‘konak’ itu artinya bisa gedung atau bangunan besar.

Konak Tower di Izmir, Turki.

Kalau kalian berencana untuk jalan-jalan ke Turki dan mengunjungi Izmir, tempat tinggal saya dulu selama musim panas di negeri-nya Hakan Sukur ini, kalian pasti nemu Konak Tower ini sebagai salah satu spot yang perlu dikunjungi di kota ini. 

Jadi, Konak Tower ini area alun-alunnya kota yang saya anggap sebagai rumah kedua ini. 😀

Yang lucu adalah, waktu 3 tahun lalu saya ke Mersin buat nengokin si Vika, tiba-tiba saya nemu gedung ini ga jauh dari tempat tinggal Vika.

Konaklama tesisi. Konak lama, tes langsung isi: idaman para perempuan Indonesia yang sudah bersuami. Kbye.

HAHA. Pas liat ini, saya sama Vika (yang udah ngerti banget Bahasa Indonesia kalau yang artinya sampah) langsung cekikikan sendiri. Men, I love Turkish language! 😀

Nah, kira-kira itulah kata-kata yang perlu kalian inget kalau mau jalan-jalan di negara-negara ini. Sekali lagi, hati-hati dalam berbahasa karena beda negara bisa beda arti kata walaupun penyebutannya sama!

Kata yang artinya biasa aja di negara kita, bisa jadi ekstrim di negara lain. Begitu juga sebaliknya. 

Ada yang tau kata-kata dalam bahasa lain yang mungkin punya arti berbeda di Bahasa Indonesia? Tinggalin komen ya buat saya pelajari nantinya! 😛



7 thoughts on “Hati-Hati Dalam Berbicara: Lain Negara, Lain Arti Kata!

Tinggalkan Balasan

loading...